Cara Disable Secure Boot Laptop

Ada bermacam penataan booting pada Windows, yang masing-masing punyai peranan tersendiri. Nach, salah satunya yang penting dipahami adalah secure boot.

Apakah itu secure boot? 

Secara singkat feature ini berperan untuk jaga keamanan OS.

Yakni dengan membuat computer atau netbook lakukan booting dengan me-load beberapa program bawaan netbooknya atau mekanisme.

Selanjutnya memblok beberapa program yang lain dapat berjalan. Misalkan dari USB, DVD dan sebagainya semacamnya.

Langkah Menonaktifkan UEFI Secure Boot

Secure boot umumnya digunakan untuk meminimalkan error saat proses booting berjalan. Tetapi ada saatnya feature ini harus Anda non-aktifkan untuk beberapa keperluan.

Misalnya saat Anda menggunakan dual-boot, untuk me-load lebih satu OS (Windows + Linux umumnya).

Untuk menonaktifkannya, Anda harus ke model BIOS. Karena penataannya ini cuman ada di BIOS.

1. Mematikan Secure Boot Secara Langsung

Berikut langkah menonaktifkan secure boot:

  • Matikan computer atau netbook
  • Hidupkan kembali
  • Pencet tombol BIOS (di antara F1 sampai F12, ESC atau Del)
  • Masuk ke penataan Boot atau Authentification
  • Non-aktifkan secure boot

Silahkan turuti langkah ini jika Anda ketahui tombol BIOS, dan status fast boot pada kondisi nonaktif.

2. Lewat Windows

Jika Anda menghidupkan computer atau netbook, selanjutnya tidak tampil monitor BIOS, dapat turuti beberapa langkah ini.

  • Pertama, Anda dapat membuka start menu dengan memencet tombol Windows.
  • Lalu mencari dan tentukan menu change advanced startup options.
  • Silahkan check kolom Advanced startup.
  • Click tombol Re-start Now.
  • Kelak Anda akan ditujukan ke halaman Choose an option.
  • Di halaman ini, silahkan click menu Troubleshoot.
  • Lanjut click pilihan Advanced Options.
  • Karena secure boot berada di penataan UEFI, silahkan click UEFI Firmware Settings.
  • Di sini Anda hanya tekan tombol Re-start.
  • Nantikan sesaat sampai Anda masuk ke model BIOS.
  • Kemudian Anda dapat click tab Authentication.
  • Pada secure boot, silakan ganti ke Disable.
  • Selesai.

Jika penataannya tidak Anda dapatkan, silahkan non-aktifkan lebih dahulu feature fastboot selanjutnya test lagi.

Janganlah lupa untuk taruh BIOS dengan tekan Save Changes and Exit.

Kapan Secure Boot Tidak diaktifkan?

Jika ditanyakan semacam ini, karena itu saya jawab sekedarnya saja. Argumennya barusan, karena feature secure boot ini diprogram khusus untuk mekanisme keamanan Windows.

Jika dari keamanan itu ada penutupan aktif dari program yang ingin Anda lakukan, karena itu feature secure boot dapat dinonaktifkan.

Misalnya dual-boot sama seperti yang telah saya sebutkan, atau saat Anda ingin booting lewat USB atau DVD yang ada program khusus.

Tambahan:

  • Menonaktifkan secure boot ini tidak hilangkan semua data di PC Anda.
  • Penataan BIOS di PC atau netbook pada intinya terletak berbeda. Anda dapat samakan sendiri jika menunya tidak bertemu

Langkah Aktifkan Kembali Secure Boot

Untuk aktifkan kembali, kerjakan beberapa langkah yang serupa seperti sebelumnya. Mengganti pilihan disabled jadi enabled.

Tetapi jika ada error, Anda dapat membuka menu Keluar selanjutnya di situ ada pilihan Load Standars, silahkan pilih.

Pilihan itu akan kembalikan penataan secure boot jadi aktif kembali.

Atau paling akhir juga bisa dengan reset CMOS yang berada di motherboard.

Demikian ulasan berkenaan langkah menonaktifkan secure boot. Jika tidak ada sesuatu hal khusus yang ingin Anda kerjakan, anjuran saya lebih bagus aktifkan saja secure boot ini.