Dalam proses pendaftaran dan perpanjangan STR Online Tenaga Kesehatan melalui Aplikasi STR Online Ver 2.0 KTKI MTKI Kemkes terkadang ada beberapa kendala sering muncul diantaranya Data STR tidak ditemukan, Aplikasi gagal mengirim pesan ke email, dan Penyimpanan Biodata Gagal.

Beberapa kendala tersebut di atas saya temui pada proses perpanjangan STR beberapa orang tenaga kesehatan. Awalnya sempat pusing karena sudah berkali-kali reload halaman dan input ulang data tetap saja tidak teratasi. Namun akhirnya masalah tersebut di atas dapat teratasi dengan ditemukannya sebab dan akibat. Maka dari itu disini saya akan berbagi pengalaman barang kali ada yang mengalami kendala dalam pendaftaran STR Online seperti yang saya sebutkan di atas.

Kendala Pertama Penyimpanan Biodata Gagal pada Langkah 1 Info Pribadi. Masalah ini disebabkan oleh file Bukti Fisik yang diupload tidak sesuai ketentuan baik itu ekstensi atau ukuran file. Meskipun ukuran file yang anda upload sudah di bawah 1 MB. Selain itu Apliksi STR Online juga terkadang salah memberikan catatan ketentuan ekstensi file upload seperti munculnya notifikasi upload file rekomendasi berupa JPG/PNG/JPEG pada browser Chrome. Sementara jika diakses dengan browser lain ekstensinya adalah PDF. Yang benar adalah file selain dari Pas Photo adalah berbentuk PDF

Berikut ini file PDF Surat Rekomendasi yang saya upload dengan ukuran 152 KB dan sudah memenuhi kriterima ukuran file yaitu maksimal 1 MB. Namun ternyata file inilah yang menjadi penyebab error gagal menyimpan biodata. Karena ternyata ukuran file terlalu kecil meskipun hasil file PDF ketika dibuka sama sekali tidak buram dan blur.

Berikut ini file PDF Surat Rekomendasi pengganti dengan ukuran 284 KB. Dengan menggunakan file PDF ini masalah Gagal Menyimpan Biodata dapat teratasi. Dapat disimpulkan bahwa penyebab utama penyimpanan biodata gagal pada Tahap 1 Aplikasi STR Online adalah disebabkan karena ukuran file yang terlalu kecil. Anehnya pada aplikasi tidak ada notifikasi pemberitahuan kesalahan sehingga hal ini tentunya sangat membingungkan dimana letak kesahalahan yang menyebabkan error tersebut di atas.  Sementara  untuk ukuran file sudah memenuhi kriteria maksimal 1 MB tanpa adanya batas minimal ukuran file.

Agar file PDF hasil scand ukurannya besar, dalam proses scand gunakan resolusi 250 dpi atau 300 dpi. Awalnya saya memilih resolusi 200 dpi agar file hasil scand tidak terlalu besar ukurannya, ternyata hal tersebutlah yang menimbulkan masalah. Biasanya ketika kita scand dokumen menggunakan resolusi 300 dpi rata-rata ukurannya menjadi lebih dari 1 MB.

Kendala Kedua Data STR Tidak ditemukan, dengan munculnya notifikasi Kami tidak menemukan data STR Anda Berasal. Silakan perbaiki data idetitas anda. Patikan pengejaan nama dan tanggal lahir sesuai anda.

Ketika mengalami kendala ini saya juga sempat dibuat pusing tujuh keliling, karena data yang saya input sudah benar-benar sesuai dengan kartu identitas penduduk yang bersangkutan. Karena penasaran saya mencoba 3 pendaftar secara berturut-turut dan hasilnya semua mengalami error yang sama yaitu data STR tidak ditemukan seperti tampak pada screenshot di bawah ini:



Ternyata dan ternyata setelah diteliti dan berdasarkan informasi yang bersangkutan terjadi perbedaan data pada Kartu Identitas Penduduk (data Dukcapil) dengan data STR lama yang telah habis masa berlakunya. Ada yang beda nama, ada yang beda tempat tanggal lahir, dan ada yang beda tempat lahir. Semua seperti suatu yang kebetulan dari ke 3 orang tersebut di atas semuanya mengalami kesalahan perbedaan data antara data dukcapil pada KTP dan KK dengan data pada STR Lama.

Solusinya adalah gunakan data identitas yang tertera pada STR, karena yang menjadi patokan pengecekan data adalah STR lama. Baru kemudian setelah sukses mengirim data STR dan dinyatakan sesuai dengan data STR lama yang ada pada data base gunakan data Dukcapil untuk pengisilan Langkah 1 Info Pribadi pada Aplikasi STR Online.

Kendala Ketiga Aplikasi Gagal Mengirim Pesan Email ketika Request PIN, dengan munculnya notifikasi maaf kami gagal mengirim pesan ke email anda. Error ini juga membuat saya pusing tujuh keliling karena hampir satu hari penuh saya coba  dari pagai sampai malam hari tetap error gagal mengirim pesan email. Sampai-sampai saya mencoba beberapa email, karena saya pikir email yang bersangkutan tidak aktif, hasilnya aplikasi STR Online tetap saja error mengirim pesan email.


Ternyata Error seperti ini disebabkan karena gangguan system server bukan karena email yang kita Input salah atau tidak aktif sinkron di Handphone atau Browser Windows Komputer. Buktinya ke esokan harinya saya mencobanya kembali dan tanpa ada kendala menggunakan email milik yang bersangkutan.

Demikianlah beberapa kendala error aplikasi STR Online KTKI Kemkes yang pernah saya alami berikut dengan solusinya. Semoga bagi anda yang sedang mengajukan pendaftaran atau perpanjangan STR dan mengalami kasus yang sama seperti yang saya sebutkan di atas dapat teratasi melalui penjelasan di atas.

Aturan Komentar : Tanyakan Di Kolom Komentar Apabila Ada Yang Kurang Jelas. Komentar Dengan Sopan . Apabila Ada Yang Kurang Sopan. Admin Akan Otomatis Hapus Komentar Anda.
Disqus Comments