Tutorial

  • Android
  • Blogger
  • Canon
  • Epson
  • Komputer
  • Laptop
  • MedSos
  • ByPass FRP Tools
  • Berbagi Tutorial in Google News
  • Berbagi Tutorial on Facebook
  • Berbagi Tutorial on Instagram
  • Berbagi Tutorial on Twitter
  • Berbagi Tutorial on Youtube
  • Berbagi Tutorial on Tumbrl
  • Berbagi Tutorial on Wix
  • Berbagi Tutorial on Linkdin
  • Berbagi Tutorial on KASKUS
  • Berbagi Tutorial on MEDIUM
  • List Blog Partner
  • Open Backlink DoFollow
  • Tutorial Cara Reset ink level printer EPSON L350

    Cara reset ink level printer EPSON l350 ini sebenarnya cukup mudah, tapi bagi yang bingung karena pertama kali memakai printer jenis ini pasti akan mencari utility atau alat reset atau program untuk mereset error dengan indikator lampu led merah menyala terus. Kalau kita perhatikan pada printer status monitornya layar dekstop komputer atau laptop tertulis pesan “Its time to reset the ink level”, harap dibedakan dengan waste ink pad, biar tidak keliru cara mengatasinya. Apabila kita mengklik tombol “How To” kita akan disuruh untuk mengisi dengan tinta asli epson sampai dengan level ink yang sesuai pada tangki tintanya. Walaupun sudah diisi dengan tinta tapi lampu merah tetap menyala terus dan tidak bisa dipakai untuk mencetak / print.



    Cara meresetnya cukup mudah sebenarnya, cukup tekan tombol segitiga didalam lingkaran merah satu kali saja sudah bisa menyelesaikan masalah ini, tanpa perlu memakai software/program resetter apapun.

    Printer epson L350 ini sudah saya gunakan untuk usaha mencetak sejak sebulan yang lalu, hasilnya cukup memuaskan, walaupun kecepatan mencetaknya agak kurang namun hasilnya memuaskan, disamping dapat menghemat tinta lebih banyak, satu botol tinta epson yang asli ukuran 70ml bisa dipakai mencetak sebanyak 4rim kertas ukuran A4 (2000 lembar – normal printing).

    Dibandingkan dulu memakai printer biasa yang disulap biar bisa menggunakan tinta luar (infus) yang saya gunakan sebelumnya, mencetak 4rim kertas (2000lembar) pasti harus mengganti cartrigde dikarenakan sumbat dan hasil cetak yang bergaris. Tentunya biaya mencetak menjadi lebih mahal.
    Ingin berlangganan Notifikasi Update Postingan Terbaru? Silahkan Gabung Berbagi Tutorial Online WhatsApp Grup atau Follow Berbagi Tutorial On Google News
    Artikel Terkait: