Tutorial

  • Android
  • Blogger
  • Canon
  • Epson
  • Komputer
  • Laptop
  • MedSos
  • ByPass FRP Tools
  • Berbagi Tutorial in Google News
  • Berbagi Tutorial on Facebook
  • Berbagi Tutorial on Instagram
  • Berbagi Tutorial on Twitter
  • Berbagi Tutorial on Youtube
  • Berbagi Tutorial on Tumbrl
  • Berbagi Tutorial on Wix
  • Berbagi Tutorial on Linkdin
  • Berbagi Tutorial on KASKUS
  • Berbagi Tutorial on MEDIUM
  • List Blog Partner
  • Open Backlink DoFollow
  • Kisah Menyedihkan, Sakit Tak Berdarah Bersama By.U Telkomsel

    By.U merupakan salah satu produk SIM Card Digital baru Telkomsel yang diluncurkan sekitar pertengahan tahun 2019. Awal mula saya mengenal by.U saat membaca salah satu postingan promosi Kartu Perdana by.U melalui salah satu portal media berita di Indonesia yang saya lupa namanya. Saat membaca promo Kartu Perdana By.U saya sangat tertarik untuk mencoba, waktu itu dengan harga 100k mendapatkan Kartu Perdana by.U dengan kuota internet sebesar 50GB.

    Diawal penggunaan Kartu By.U saya merasa mulai nyaman karena selain jaringannya yang stabil harga paketnya cukup murah dan satu yang saya suka harga paket tidak berubah meski dibeli berulang kali tidak seperti produk Kartu Telkomsel lainnya seperti Simpati dan Kartu AS. Meskipun waktu itu untuk pengisian pulsa hanya bisa melalui aplikasi dompet pembayaran online atau isi ulang pulsa melalui mobile banking. Kemudian saya merasa lebih nyaman lagi ketika by.U sudah suport isi ulang pulsa di Alfamart/Indomart serta Konter-konter jual pulsa. Dari sinilah awal saya mulai mempromosikan dan mengenalkan Kartu by.U kepada keluarga, saudara, teman-teman dan juga masyarakat umum.

    Secara perlahan mulai banyak saudara dan teman-teman serta orang-orang yang ada dilingkungan saya berminat menggunakan kartu by.U. Karena untuk mendapatkan kartu Perdana by.U harus memberi secara online dan secara langsung banyak yang menyewa jasa saya dalam proses order kartu Perdana By.U Telkomsel.

    Singkat cerita, Kisah Sedih dimulai. Dengan promosi dan penjualan yang saya lakukan Bisa dibilang saya menjadi reseller Kartu Perdana By.U Telkomsel (Reseller tidak Resmi). Bahkan saya sempat menghubungi pihak By.U melalui telelpon dan juga Instagram untuk menanyakan apakah bisa order kartu By.U dalam jumlah banyak dengan ongkir tidak dihitung per Kartu Perdana? Ternyata tidak bisa, kartu perdana by.U tidak bisa dibeli secara box seperti kartu Perdana Telkomsel lainnya. Mau tidak mau saya order Kartu by.U untuk pelanggan yang memesan dengan biaya ongkir sebesar Rp. 10.000/kartu.

    Hampir dalam jangka waktu 1 minggu selalu ada pelanggan yang memesan, hingga penjualan kartu Perdana By.U yang telah saya jual di daerah tempat saya tinggal mencapai 100 Buah Kartu Perdana. Karena sering ada pesanan dan agar ketika ada pemesan barang langsung ready, saya pun berinisiatif untuk order kartu Perdana By.U Telkomsel dalam jumlah cukup banyak yaitu 25 Kartu Perdana sekali order.

    Dari sinilah awal mula kisah menyedihkan, sakit tidak berdarah bermula. Dimana 25 Kartu Perdana yang saya order tidak segera laku terjual secara keseluruhan. Peminat pemesanan kartu menurun, dan saya mencoba sering-sering mempromosikan melalui media sosial namun tidak begitu sesuai harapan.

    Tepatnya pada tanggal 10 November 2020 bertepatan dengan satu bulan (30 hari) lebih satu 1 hari terhitung dari saya order 25 Kartu Perdana By.U secara langsung. Ada satu pelanggan yang berminat order kartu By.U. Kejanggalan pun dimulai, setiap akun google yang saya coba loginkan di aplikasi by.u selalu bermasalah, mulai dari diharuskan verifikasi nomor sampai dengan akun terlogin di perangkat lain. Selain itu ketika Akun Google yang digunakan untuk order Kartu Perdana By.U berhasil digunakan login di aplikasi By.U muncul keterangan bahwa Nomor Telah di Hapus dan hanya ada opsi untuk pembelian Kartu berdasarkan paket.

    Karena penasaran saya pun mencoba semua akun dari 8 Kartu Perdana yang tersisa belum terjual dan semua hasilnya sama muncul pesan: Hai User Telkomsel, maaf ya nomor lama kamu sudah dihapus dari sistem :( tapi tenang, kamu bisa pilih nomor baru kok. Yuk!

    Saya pun langsung menghubungi CS by.U untuk menanyakan hal tersebut, apakah gerangan yang terjadi. Setelah menyampaikan keluhan barulah pihak CS by.U memberikan penjelasan dan konfirmasi bahwa nomor Kartu by.U yang telah saya beli dan belum sempat diregistrasi sudah dihapus dari system. Mendengar keterangan tesebut saya pun berusaha meminta solusi terbaik, saya sangat berharap agar Kartu yang sudah saya beli dan belum sempat diregistrasi dapat diaktifkan kembali.

    Namun ternyata tidak, pihak by.u sama sekali tidak memberikan toleransi atau kebijakan. Justru saya disarankan dan diarahkan untuk membeli Kartu Perdana by.U kembali menggunakan akun google yang sebelumnya sudah digunakan. Mendengar penjelasan tersebut, serontak saya kaget dan merasa sangat-sangat kecewa, sedih dan sakit hati terasa. Kenyataan merugi sudah jelas di depan mata, dimana 8 Kartu Perdana By.U tidak ada guna lagi, dan uang modal pembelian kartu hangus seketika.

    Jujur saja melalui tulisan ini, saya ingin mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam terhadap pelayanan by.U Telkomsel. Tanpa adanya pemberitahuan melalui pesan ataupun email, secara semena-mena menghapus Kartu yang sudah dibeli dimana ada hak saya disana yang terang-terangan dirampas.

    Padahal apabila dihitung-hitung, yang lebih diuntungkan disini adalah pihak by.U Telkomsel. Melalui saya pengguna kartu By.U sudah mulai berkembang di daerah saya karena sayalah orang pertama yang menggunakan Kartu Perdana By.U dan mempromosikan Kartu By.U di daerah saya tidak ada orang lain yang menjual Kartu by.u di tempat saya tinggal.

    Dari kejadian ini saya memutuskan untuk berhenti mempromosikan dan menjual kartu perdana by.U, meskipun beberapa hari ini sebelum tulisan ini saya buat ada beberapa orang yang berniat membeli Kartu Perdana By.U Telkomsel melalui jasa saya. Biarlah ini menjadi pengalaman manis berujung pahit antara saya dan by. U Telkomsel. Andai saja pihak by.U memberikan kebijakan yang tidak merugikan, tentunya keputusan ini tidak akan saya ambil.







    Mungkin terdengar lucu, disini saya bukan siapa-siapa namun memprotes by.u secara terang-terangan dan tidak intropesik diri. Namun saya sebagai pengguna yang merasa dirugikan hal ini merupakan sesuatu yang tidak adil.

    Kesimpulan:
    Bagi kalian yang berencana menggunakan Kartu by.U jangan lupa untuk segera mengaktifkan/registrasi kartu By.U yang telah kalian beli sebelum 30 hari terhitung sejak tanggal pembelian. Apabila kalian tidak ingin bernasib sama seperti saya, dan juga bagi kalian yang sudah menggunkan kartu Perdana By.U jangan sampai selama 30 hari kartu by.U tidak kalian gunakan untuk mengakses internet. Karena kartu perdana by.U baik itu Kartu Perdana atau kartu yang sudah diregistrasi ketika tidak digunakan sama sekali (tidak ada paket internet aktif) dalam jangka 30 akan dihapus dari system.
    Ingin berlangganan Notifikasi Update Postingan Terbaru? Silahkan Gabung Berbagi Tutorial Online WhatsApp Grup atau Follow Berbagi Tutorial On Google News
    Artikel Terkait: