Rambu Lalu Lintas Arti dan Fungsinya Wajib Dipahami

Jalan raya merupakan salah satu prasarana umum yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Dalam penggunaannya, diperlukan rambu lalu lintas sebagai alat komunikasi dalam bentuk isyarat untuk membantu kondisi jalan tetap aman.

Rambu lalu lintas adalah bagian dari perlengkapan jalan yang memuat lambang, huruf, angka, kalimat dan/atau perpaduan di antaranya, yang digunakan untuk memberikan peringatan, larangan, perintah dan petunjuk bagi pemakai jalan. Rambu lalu lintas diatur menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 tahun 2014. (Source: Wikipedia)


Arti dari Rambu Lalu Lintas 
Source: https://www.suzuki.co.id/tips-trik/yuk-mengenal-rambu-rambu-lalu-lintas-dan-artinya

Pemasangan rambu lalu lintas juga ditetapkan dalam peraturan dengan standar keamanan lalu lintas. Inilah mengapa, adanya rambu lalu lintas memiliki fungsi yang sangat penting untuk keselamatan semua pengguna jalan raya. Beberapa fungsi keberadaan rambu lalu lintas ini ada dalam ulasan berikut

Sebagai Isyarat dalam Pengaturan Lalu Lintas

Dalam berkendara, tidak mungkin pengguna jalan fokus untuk mendengarkan instruksi di jalan raya. Kemungkinan yang paling nyata dalam hal ini adalah penggunaan simbol yang dipasangkan di pinggir jalan raya.

Melalui simbol yang diseragamkan ini, isyarat untuk pengemudi menjadi lebih mudah dipahami. Pemasangan simbol sebagai rambu lalu lintas juga telah mengalami standarisasi sesuai. 

Di lapangan sering ditemui rambu lalu lintas dipasangkan pada tiang di pinggir jalan, berupa lampu, maupun gambar garis pada aspal. Semuanya tergantung dengan arti dan makna dari simbol rambu tersebut. 

Memberikan Panduan untuk Pengguna Jalan

Arti dari rambu lalu lintas tentu disesuaikan dengan maksud informasinya. Salah satu nya, keberadaan rambu lalu lintas ditujukan untuk memberikan panduan kepada pengguna jalan. Jenis rambu lalu lintas yang bersifat memberikan panduan biasanya terpasang pada area tertentu yang telah ditetapkan.

Rambu lalu lintas yang bersifat panduan memiliki warna dasar hijau. Rambu ini akan terpasang dengan posisi tinggi dan memiliki papan petunjuk yang luas. Penggunaan rambu lalu lintas ini umumnya digunakan untuk menunjukkan arah menuju suatu kota. 

Beberapa keuntungan dapat diperoleh dari keberadaan rambu ini. Salah satu yang terpenting adalah sampai di kota tujuan dengan arah jalan yang tepat. Hal ini akan memberikan dampak positif pada pengguna jalan selama melakukan perjalanan di kawasan yang asing sehingga lebih aman dan efisien.

Menyatakan Perintah

Rambu lalu lintas juga memiliki peran yang menyatakan perintah. Hal ini merupakan salah satu fungsi rambu lalu lintas yang penting untuk menjaga lalu lintas tetap kondusif dan aman. Rambu lalu lintas yang bersifat perintah memiliki tampilan dengan warna dasar biru.

Jenis rambu lalu lintas yang menyatakan perintah sebaiknya dipatuhi sesuai dengan syaratnya. Misalnya, tanda panah dengan warna biru tanpa disilang, menunjukkan bahwa di lokasi itu adalah jalan yang bisa dilewati oleh kendaraan.

Seandainya pengguna jalan memilih arah yang berlawanan dengan rambu yang tertera maka akan lebih beresiko terkena sanksi pelanggaran lalu lintas. Kemungkinan lebih buruk dari tidak mematuhi perintah dari rambu ini akan menyebabkan kecelakaan.

Memberikan Peringatan Tanda Bahaya

Rambu lalu lintas juga berfungsi sebagai peringatan tanda bahaya. Hal ini disesuaikan dengan kondisi jalan yang tidak mungkin semua sama. Ada beberapa lokasi yang mudah ambles, memiliki jalanan yang berlubang, belokan tajam, maupun tanjakan.

Tanda bahaya digunakan untuk mengisyaratkan kepada pengemudi bahwa di depan ada kondisi jalan yang perlu diperhatikan. Hal ini akan membuat pengemudi dapat lebih waspada sebelum melintasi jalan yang dimaksud. 

Rambu lalu lintas yang mengisyaratkan tanda bahaya memiliki warna dasar kuning. Tentu saja warna ini digunakan untuk melambangkan isyarat hati-hati. Pengguna jalan perlu berhati-hati dalam melintasi rute tersebut.

Petunjuk selanjutnya terdapat warna hitam pada gambar isyarat yang diberikan oleh rambu jenis ini. Jika saat di jalan menemukan rambu lalu lintas peringatan tanda bahaya, sebaiknya segera cari antisipasi yang tepat agar tidak panik saat melintas. 

Menyatakan Larangan

Fungsi rambu lalu lintas yang terakhir adalah sebagai penunjuk larangan tertentu dalam lokasi tersebut. Sayangnya, justru rambu lalu lintas ini yang sering diabaikan oleh pengemudi. Contoh sederhananya adalah rambu dilarang parkir, dilarang berhenti, dan dilarang masuk.

Jenis-jenis rambu tersebut banyak tidak diindahkan oleh pengguna jalan sehingga hal umum yang sering terjadi adalah timbulnya kemacetan. Padahal, tempat menancapkan rambu lalu lintas tersebut juga telah disesuaikan dengan kondisi jalanan yang ada.

Rambu lalu lintas yang menyatakan larangan memiliki garis melintang arah diagonal yang secara mutlak menandakan tidak diizinkan. Selain itu, rambu ini memiliki warna dasar merah. 


Ingin berlangganan Notifikasi Update Postingan Terbaru? Silahkan Follow Berbagi Tutorial On Google News atau Follow Berbagi Tutorial On Instagram. Yuk...Subscribe Channel Youtube Berbagi Tutorial Online bagi Kalian yang suka dengan Tutorial dalam bentuk Rekaman Video.