6 Tips Cara Efektif Menghemat Uang dalam Bisnis Kecil

Merintis usaha membutuhkan modal tetap dan berjalan. Modal berjalan inilah yang perlu diatur dengan baik sehingga keuangan dalam bisnis kecil tidak morat marit. Anda yang sedang merintis bisnis kecil harus menghemat uang dengan baik.

Mampu menghemat uang dalam bisnis kecil adalah langkah baik untuk bisa mengembangkan usaha nantinya. Apalagi jika Anda masih merintis sendiri maka akan lebih mudah untuk mengelola keuangan.

Apa saja yang harus Anda lakukan agar bisa menghemat keuangan? Berikut ini tips efektif yang bisa dijalani.

Cara Mudah Menghemat Uang dalam Bisnis Skala Kecil

Apa gunanya berhemat dalam bisnis? Anda mungkin yang sedang merintis usaha memiliki pertanyaan ini. Ada banyak kebutuhan yang harus diputar dalam bisnis. Seperti biaya listrik bulanan, sewa tempat, atau gaji karyawan yang sudah tidak bisa ditawar lagi.

Itulah salah satu contoh pengeluaran bulanan yang harus dipenuhi. Ketika pemasukan dalam bisnis belum stabil karena baru dirintis, berhemat adalah cara yang paling mudah dilakukan. Tujuannya agar semua pengeluaran tersebut bisa tetap terpenuhi.

Berikut ini beberapa cara agar Anda bisa berhemat dalam usaha kecil yang sedang dirintis saat ini.

1. Tidak Pernah Melewatkan Evaluasi

Anda harus ketat dalam melakukan pengawasan keuangan bisnis. Coba cek aplikasi kasir android terbaru ini yaitu Majoo. Melalui aplikasi ini Anda bisa mengetahui laporan penjualan secara detail dalam bentuk grafik atau tabel sehingga mudah untuk dibaca.

Laporan bisa didapatkan secara real time sehingga Anda tidak melewatkan yang terbaru. Melalui laporan inilah Anda bisa melakukan evaluasi secara mendetail mengenai keuangan. Pengawasan terhadap keuangan jadi lebih mudah.

Sering melakukan evaluasi membuat Anda lebih mudah untuk berhemat pada waktu berikutnya.

2. Melakukan Negosiasi dengan Supplier atau Vendor

Bahan baku yang didapatkan dari vendor atau supplier harus tetap terjaga kualitasnya. Namun ketika perekonomian sedang memburuk Anda perlu melakukan negosiasi ulang mengenai harga bahan baku.

Hal ini sangat penting untuk menekan pengeluaran dan bisa lebih berhemat. Apalagi jika Anda sudah menjadi langganan dari vendor tersebut. Pastikan Anda memiliki track record pembayaran yang tidak pernah tertunda dengan baik. Supaya mudah mendapatkan biaya murah.

3. Menyimpan 10% Pendapatan Tahunan secara Tunai

Anda harus menabung pendapatan usaha per tahun setidaknya 10 persen di rekening bank berbeda. Tujuannya adalah sebagai dana kas atau dana darurat. Jika Anda memiliki skala usaha yang cukup besar maka angka persen akan semakin naik.

Rutin menyimpan ini baik saat hari hujan, karena Anda tidak pernah tahu kapan bisnis bisa mengalami krisis. Cara menabung ini perlu diterapkan sejak dini, sehingga Anda tetap mendapatkan dana cadangan agar bisnis tetap bisa beroperasi terus menerus.

4. Memangkas Biaya Kantor

Inventaris kantor adalah bagian yang paling mudah untuk ditekan. Anda bisa berhemat dalam pembelanjaan biaya kantor. Contohnya kertas, pena, atau peralatan kantor lainnya. Biaya inilah yang paling sering membengkak jika tidak diatur dengan baik.

Lebih beruntung lagi jika Anda yang menggunakan sistem bisnis jarak jauh. Artinya Anda tidak perlu menggunakan kantor besar dengan biaya perawatan besar. Anda bisa mempekerjakan karyawan jarak jauh tanpa ada beban biaya.

Hanya saja, tidak semua tipe pekerjaan dapat dikerjakan jarak jauh. Anda harus pandai memilih manakah pekerjaan yang tak harus dikerjakan di kantor.

5. Manfaatkan Pemasaran Digital

Anda tidak perlu sepenuhnya meninggalkan pemasaran secara konvensional. Mulailah beralih ke pemasaran digital yang kini terbukti lebih efektif. Cobalah untuk menggunakan keduanya kemudian mengkombinasikan agar biaya pemasaran terbagi secara efektif.

Untungnya pemasaran secara digital dinilai lebih efektif menjangkau pasar yang lebih luas. Anda juga tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk memasang iklan. Konsentrasilah pada konten yang menarik agar pemasaran dapat berhasil.

6. Mengurangi Waktu Rapat

Terlalu sering mengadakan rapat untuk membahas urusan bisnis juga tidak baik. Alasannya Anda akan mengeluarkan biaya untuk pengadaan rapat. Kedua Anda juga menghabiskan terlalu banyak waktu karyawan yang seharusnya bisa optimal dalam bekerja.

Pangkas waktu rapat dan bicarakan kepada orang yang bertanggung jawab secara langsung apabila terjadi masalah.

Berhemat akan membuat Anda bisa lebih mudah nantinya jika ingin mengembangkan usaha. Pasalnya Anda sudah terbiasa dengan ritme pengeluaran usaha yang tepat.

Ingin berlangganan Notifikasi Update Postingan Terbaru? Silahkan Follow Berbagi Tutorial On Google News. Yuk...Subscribe Channel Youtube Berbagi Tutorial Online bagi Kalian yang suka dengan Tutorial dalam bentuk Rekaman Video.