Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali hadir sebagai jalur "tiket emas" bagi siswa kelas XII yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tanpa harus melalui tes tertulis yang menegangkan. Sebelumnya dikenal sebagai SNMPTN, jalur undangan ini murni mengandalkan nilai rapor dan prestasi akademik maupun non-akademik selama masa sekolah.
Bagi Anda yang telah berjuang mempertahankan nilai sejak semester satu, inilah saatnya menuai hasil kerja keras tersebut. Namun, perlu diingat bahwa proses ini sangat kompetitif dan menuntut ketelitian tinggi. Satu kesalahan kecil dalam administrasi atau pemilihan program studi bisa berakibat fatal, bahkan menutup peluang Anda untuk mengikuti jalur seleksi lainnya.
Penting untuk dipahami bahwa SNBP bukan sekadar "untung-untungan". Sistem seleksi ini menggunakan algoritma pemeringkatan yang ketat, mempertimbangkan akreditasi sekolah, indeks prestasi alumni, dan konsistensi nilai siswa. Oleh karena itu, memahami cara daftar SNBP 2026 dengan benar adalah langkah awal yang krusial.
Artikel ini dirancang khusus untuk memandu Anda baik siswa maupun orang tua melewati setiap tahapan pendaftaran dengan percaya diri, mulai dari memastikan status eligible hingga mencetak kartu tanda peserta. Kami menyajikan informasi ini berdasarkan sumber resmi SNPMB agar Anda terhindar dari disinformasi yang merugikan.
Inti Proses Pendaftaran SNBP 2026
Berikut adalah ringkasan langkah cepat yang wajib Anda lalui agar sukses terdaftar:
- Cek Status Eligible: Pastikan nama Anda masuk dalam kuota sekolah (pemeringkatan paralel).
- Registrasi Akun SNPMB: Wajib memiliki akun yang sudah Simpan Permanen sebelum tenggat waktu.
- Login Portal: Masuk ke laman resmi portal.snpmb.id menggunakan email terdaftar.
- Pilih Prodi & PTN: Tentukan maksimal 2 prodi (perhatikan aturan lintas provinsi).
- Unggah Portofolio: Khusus bagi pendaftar prodi Seni dan Olahraga.
- Input Prestasi: Opsional, unggah bukti prestasi terbaik (maksimal 3).
- Finalisasi: Kunci data pendaftaran (tidak bisa diubah lagi setelah ini).
- Unduh Kartu: Simpan dan cetak kartu peserta sebagai bukti sah pendaftaran.
Jadwal SNBP 2026 yang Perlu Dicatat
Manajemen waktu adalah kunci keberhasilan dalam seleksi nasional ini. Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) telah merilis jadwal resmi yang sangat ketat. Keterlambatan dalam satu tahap bisa menyebabkan Anda gugur secara otomatis sebelum bertanding. Perhatikan bahwa seluruh kegiatan harian pada jadwal di bawah ini akan dimulai dan diakhiri tepat pada pukul 15.00 WIB. Jangan menunggu hingga detik-detik terakhir untuk menghindari kendala teknis atau pelambatan server akibat tingginya akses pengguna.
Berikut adalah tabel jadwal lengkap rangkaian kegiatan SNBP 2026 yang dikutip dari laman resmi SNPMB:
|
Tahapan Kegiatan |
Waktu Pelaksanaan |
|
Pengumuman Kuota Sekolah |
29 Desember 2025 |
|
Masa Sanggah Kuota Sekolah |
29 Desember 2025 – 15 Januari 2026 |
|
Registrasi Akun SNPMB Sekolah |
05 Januari – 26 Januari 2026 |
|
Pengisian PDSS oleh Sekolah |
05 Januari – 02 Februari 2026 |
|
Registrasi Akun SNPMB Siswa |
12 Januari – 18 Februari 2026 |
|
Pendaftaran SNBP |
03 Februari – 18 Februari 2026 |
|
Pengumuman Hasil SNBP |
31 Maret 2026 |
|
Masa Unduh Kartu Peserta |
03 Februari – 30 April 2026 |
Penting: Perhatikan bahwa masa Registrasi Akun SNPMB Siswa berakhir bersamaan dengan penutupan pendaftaran SNBP (18 Februari 2026). Namun, sangat disarankan bagi siswa untuk menyelesaikan pembuatan dan permanen akun jauh sebelum tanggal tersebut. Tanpa akun yang sudah dipermanenkan, Anda TIDAK BISA melakukan login ke portal pendaftaran SNBP, meskipun Anda dinyatakan sebagai siswa eligible oleh sekolah.
Syarat & Ketentuan Daftar SNBP 2026
Sebelum melangkah ke proses pendaftaran teknis, pastikan Anda memahami dan memenuhi seluruh persyaratan dasar. SNBP memiliki kriteria yang spesifik dan mengikat. Berikut adalah uraian mendalam mengenai syarat dan ketentuan yang berlaku untuk tahun 2026.
1. Kriteria Siswa Pendaftar (Siswa Eligible)
Tidak semua siswa kelas XII otomatis bisa mendaftar SNBP. Hanya siswa yang dinyatakan eligible oleh sekolah yang berhak mengikuti seleksi ini. Siswa eligible adalah mereka yang masuk dalam pemeringkatan paralel sekolah berdasarkan nilai rapor semester 1 hingga 5. Kuota siswa eligible bergantung pada akreditasi sekolah:
- Akreditasi A: 40% siswa terbaik di sekolahnya.
- Akreditasi B: 25% siswa terbaik di sekolahnya.
- Akreditasi C dan lainnya: 5% siswa terbaik di sekolahnya.
Selain itu, siswa wajib memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), terdaftar di PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa), dan memiliki nilai rapor semester 1–5 yang telah diisikan lengkap oleh sekolah.
2. Kepemilikan Akun SNPMB Permanen
Ini adalah syarat mutlak administratif. Siswa wajib melakukan registrasi akun di portal SNPMB dan menyelesaikan tahapan verifikasi hingga melakukan Simpan Permanen.
Status permanen artinya data Anda (NIK, NISN, Foto, dsb.) telah dikunci dan diverifikasi kebenarannya. Jika Anda lupa melakukan simpan permanen hingga batas waktu ditutup, Anda tidak akan bisa mendaftar SNBP maupun SNBT. Pastikan foto yang diunggah formal dan jelas, karena data ini akan digunakan untuk verifikasi saat daftar ulang di PTN nanti.
3. Ketentuan Pilihan Program Studi
Strategi pemilihan jurusan sangat menentukan peluang lolos. Aturan main SNBP 2026 memberikan keleluasaan namun dengan batasan wilayah yang tegas:
- Setiap siswa boleh memilih dua program studi (prodi) dari satu PTN atau dua PTN yang berbeda.
- Jika memilih dua prodi: Salah satu prodi WAJIB berada di PTN yang berlokasi di provinsi yang sama dengan SMA/SMK/MA asal Anda. Prodi kedua bebas di provinsi mana saja.
- Jika memilih satu prodi: Anda bebas memilih PTN di provinsi mana pun di seluruh Indonesia.
Contoh kasus: Jika sekolah Anda di Jawa Barat dan Anda ingin mengambil 2 prodi, maka salah satunya harus di PTN Jawa Barat (misal: UI, ITB, UNPAD, IPB, UPI, dll). Pilihan kedua bisa di UGM (Yogyakarta) atau UNBRAW (Jawa Timur).
4. Sanksi & Larangan (Blacklist)
Pemerintah menerapkan aturan ketat untuk menghindari kursi kosong di PTN. Siswa yang telah dinyatakan LULUS SNBP 2026, serta lulusan SNBP tahun sebelumnya (2024 dan 2025):
- Dilarang mendaftar UTBK-SNBT 2026.
- Dilarang mendaftar Seleksi Jalur Mandiri di PTN manapun.
Artinya, jika Anda diterima di SNBP, Anda wajib mengambilnya. Jika tidak diambil, Anda tidak bisa kuliah di PTN manapun tahun ini melalui jalur seleksi nasional maupun mandiri. Maka, pilihlah prodi yang benar-benar Anda minati.
Cara Daftar SNBP 2026 (Panduan Lengkap Step-by-Step)
Setelah memastikan Anda memenuhi syarat, saatnya masuk ke teknis pendaftaran. Panduan ini disusun berdasarkan Panduan Pendaftaran SNBP 2026 resmi. Ikuti langkah-langkah ini dengan teliti dan jangan terburu-buru. Siapkan laptop atau komputer dengan koneksi internet stabil untuk menghindari kesalahan input.
Tahap 1: Login ke Portal SNBP
Buka laman resmi pendaftaran di https://portal.snpmb.id atau langsung ke https://snbp.snpmb.id. Masukkan email dan password yang telah Anda daftarkan dan verifikasi sebelumnya.
Setelah login, sistem akan melakukan pengecekan otomatis.
- Jika Anda siswa eligible: Anda akan diarahkan ke halaman Profil.
- Jika tidak eligible: Muncul pesan "Mohon maaf, Anda tidak berhak mengikuti SNBP 2026".
- Jika akun belum permanen: Muncul peringatan untuk melakukan permanen data terlebih dahulu.
Tahap 2: Validasi Data Profil
Halaman pertama yang muncul adalah Profil. Di sini, Anda akan melihat biodata seperti Nama, NISN, NPSN, dan Asal Sekolah. Perlu diingat, data ini bersifat read-only (hanya baca) karena diambil dari database pusat (Pusdatin/Dapodik). Anda tidak bisa mengubahnya di tahap ini.
Pastikan data yang tampil adalah benar milik Anda. Data orang tua dan kontak juga diambil otomatis dari pengisian sebelumnya. Jika ada kesalahan fatal pada tahap ini (misal nama tertukar), segera hubungi sekolah, meskipun perbaikan data di masa pendaftaran sangat sulit dilakukan karena periode sinkronisasi data biasanya sudah ditutup. Jika data sudah benar, tekan tombol untuk lanjut ke halaman Pilihan.
Tahap 3: Memilih PTN dan Program Studi
Ini adalah tahap paling krusial. Pada halaman Pilihan, Anda akan melihat daftar PTN/Politeknik Negeri.
- Pilih PTN/Politeknik dari daftar dropdown atau pencarian.
- Setelah memilih PTN, daftar Program Studi akan muncul.
- Pilih prodi tujuan Anda. Ingat aturan 1 atau 2 prodi yang telah dibahas sebelumnya.
Perhatikan kolom "Portofolio". Jika tertera tanda strip (-), artinya prodi tersebut tidak butuh portofolio. Jika ada nama jenis portofolio (misal: "Seni Rupa"), maka Anda wajib mengunggahnya nanti. Setelah yakin dengan pilihan Anda, tekan tombol Simpan Semua Pilihan di pojok kanan atas.
Catatan: Akan muncul pop-up konfirmasi. Pastikan Anda membacanya. Jika berhasil disimpan, akan muncul notifikasi "Berhasil menyimpan pilihan". Jangan lupa untuk selalu menekan tombol simpan setiap kali melakukan perubahan.
Tahap 4: Mengunggah Portofolio (Jika Diperlukan)
Tahap ini hanya wajib bagi Anda yang memilih prodi bidang Seni atau Olahraga. Jika prodi pilihan Anda tidak mensyaratkan portofolio, tab menu "Portofolio" akan kosong atau bisa dilewati.
Bagi yang wajib mengunggah:
- Unduh template/instruksi yang disediakan di laman tersebut.
- Buat portofolio sesuai format (biasanya berupa video/gambar/dokumen PPT tergantung jurusan).
- Unggah file melalui tombol Choose File lalu tekan Simpan.
- Pastikan status berubah menjadi "Sudah Diunggah". Anda bisa mengunduh kembali file yang sudah diupload untuk mengecek apakah file tidak rusak (corrupt).
Tahap 5: Mengisi Prestasi (Opsional)
Halaman Prestasi tidak wajib diisi. Namun, jika Anda memiliki prestasi akademik atau non-akademik yang relevan (juara lomba tingkat kabupaten, provinsi, nasional, atau internasional), sangat disarankan untuk mengisinya karena bisa menjadi nilai tambah yang signifikan.
Ketentuan input prestasi:
- Maksimal 3 prestasi terbaik.
- Unggah bukti sertifikat/piagam (format PDF/JPG/PNG, maks 2MB).
- Isi deskripsi prestasi secara detail. Contoh: "Juara 1 Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, diikuti oleh 50 sekolah."
- Isi bidang prestasi, tingkat (Sekolah/Kabupaten/Provinsi/Nasional/Internasional), dan tahun perolehan.
- Jangan lupa tekan tombol Simpan setelah mengunggah.
Tahap 6: Finalisasi Pendaftaran
Langkah terakhir yang menentukan adalah Finalisasi. Masuk ke menu Finalisasi. Bacalah seluruh pernyataan persetujuan dengan saksama.
PERINGATAN: Setelah Anda melakukan finalisasi, seluruh data (pilihan prodi, portofolio, prestasi) akan terkunci permanen dan TIDAK BISA DIUBAH LAGI dengan alasan apapun.
Jika Anda sudah 100% yakin:
- Centang pernyataan "Saya setuju untuk finalisasi".
- Klik tombol Finalisasi.
- Akan muncul tanggal dan waktu finalisasi sebagai bukti sistem telah merekam data Anda.
Tahap 7: Unduh dan Cetak Kartu Peserta
Setelah finalisasi berhasil, tombol unduh kartu akan aktif. Klik Unduh Kartu Peserta. Simpan file PDF tersebut dengan baik di komputer dan HP Anda, serta cetak (print) berwarna sebagai arsip fisik. Kartu ini adalah bukti sah bahwa Anda adalah peserta SNBP 2026 dan mungkin akan diminta saat daftar ulang jika Anda lolos. Tahapan pendaftaran Anda dinyatakan SELESAI hanya jika Anda sudah memiliki kartu ini.
Checklist Persiapan & Sebelum Finalisasi
Dokumen & Data Persiapan
- Akun SNPMB: Email dan Password aktif.
- Gadget: Laptop/PC (disarankan) untuk tampilan penuh, hindari HP untuk finalisasi.
- Koneksi Internet: Stabil untuk upload file besar (portofolio/prestasi).
- File Portofolio: Jika memilih seni/olahraga (PPT/Video/Gambar sesuai syarat).
- Scan Prestasi: File sertifikat asli (PDF/JPG, maks 2MB) jika ingin melampirkan.
Cek Sebelum Klik Finalisasi
- Pilihan Prodi: Apakah urutan Pilihan 1 dan 2 sudah sesuai prioritas minat Anda?
- Syarat Prodi: Apakah Anda memenuhi syarat fisik (misal: tidak buta warna) yang diminta prodi tujuan?
- File Upload: Coba unduh kembali file portofolio/prestasi yang sudah diupload untuk memastikan file bisa dibuka dan tidak corrupt.
- Restu Orang Tua: Pastikan pilihan final sudah disetujui orang tua.
FAQ Seputar Pendaftaran SNBP 2026
Berikut adalah jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan oleh calon peserta, dirangkum dari layanan helpdesk SNPMB.
1. Apa yang harus dilakukan jika saya lupa password akun SNPMB?
Gunakan fitur "Lupa Kata Sandi" di halaman login portal. Tautan reset password akan dikirim ke email yang Anda gunakan saat mendaftar. Oleh karena itu, menjaga akses ke email pendaftaran sangatlah vital. Jika email Anda sudah tidak aktif dan Anda lupa password, ini akan menjadi masalah besar karena Anda tidak bisa login.
2. Bagaimana cara mengetahui apakah saya siswa eligible?
Status eligible ditentukan sepenuhnya oleh sekolah berdasarkan pemeringkatan nilai rapor. Anda bisa bertanya langsung ke pihak sekolah (Guru BK). Selain itu, saat Anda mencoba login ke portal pendaftaran SNBP, jika Anda tidak eligible, sistem akan langsung menolak akses Anda dengan pesan peringatan.
3. Apakah saya boleh memilih prodi lintas jurusan (misal: IPA memilih Soshum)?
Ya, Kurikulum Merdeka mendukung asas minat dan bakat. Siswa dari jurusan apapun (IPA/IPS/Bahasa) pada dasarnya boleh memilih prodi apapun di PTN (Lintas Jurusan). Namun, sangat disarankan untuk tetap mengecek syarat khusus di laman PTN tujuan, karena beberapa prodi mungkin masih mensyaratkan latar belakang mata pelajaran tertentu untuk kelancaran studi.
4. Kapan pengumuman hasil seleksi SNBP 2026?
Sesuai jadwal resmi, pengumuman kelulusan SNBP dapat dilihat pada tanggal 31 Maret 2026 mulai pukul 15.00 WIB melalui laman utama pengumuman dan laman mirror PTN.
5. Jika data NISN atau Nama saya di Profil salah, bagaimana memperbaikinya?
Perbaikan data pokok (NISN, Nama, Tanggal Lahir) pada masa pendaftaran SNBP sangat sulit dilakukan karena data diambil dari Pusdatin yang sudah disinkronisasi. Kesalahan data seharusnya diperbaiki pada masa sanggah kuota atau masa verifikasi data akun sebelum dipermanenkan. Jika baru sadar sekarang, segera lapor ke sekolah, namun portal SNBP tidak menyediakan menu edit biodata.
6. Apakah wajib mengisi bagian prestasi?
Tidak wajib. Jika Anda tidak memiliki sertifikat juara, kosongkan saja. Jangan memaksakan mengupload sertifikat kepesertaan biasa (sebagai peserta saja) karena bobot nilainya kecil atau tidak dihitung. Fokuslah pada nilai rapor jika tidak ada prestasi penunjang.
7. Bagaimana jika saya sudah finalisasi tapi ingin ganti pilihan prodi?
Tidak bisa. Sistem SNBP bersifat final dan mengikat. Tombol finalisasi disertai peringatan berkali-kali karena fungsinya untuk mengunci data secara permanen. Inilah mengapa Anda dihimbau untuk tidak terburu-buru melakukan finalisasi di hari pertama jika masih ragu, namun jangan juga menunda hingga menit terakhir penutupan.
8. Saya penerima KIP Kuliah, bagaimana cara daftarnya?
Siswa pendaftar KIP Kuliah harus mendaftar terlebih dahulu di laman KIP Kuliah Kemdikbud. Pastikan akun KIP Kuliah Anda sudah terverifikasi sebelum melakukan finalisasi di portal SNBP, agar data sinkronisasi antara SNBP dan KIP Kuliah bisa berjalan lancar.
Kesimpulan
Pendaftaran SNBP 2026 adalah proses yang membutuhkan ketelitian, strategi, dan kejujuran. Mulai dari memastikan status akun permanen, memilih prodi dengan bijak sesuai aturan zonasi provinsi, hingga melakukan finalisasi data, setiap langkah memiliki peran vital dalam kelulusan Anda. Ingatlah bahwa batas waktu pendaftaran 18 Februari 2026 pukul 15.00 WIB adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
Jangan percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara instan. Seluruh proses seleksi dilakukan secara terpusat oleh sistem SNPMB BPPP Kemdikbud Ristek. Untuk informasi paling akurat dan pembaruan mendadak, selalu pantau kanal resmi di laman snpmb.id, portal portal.snpmb.id, serta media sosial resmi SNPMB. Selamat berjuang, semoga Anda menjadi bagian dari mahasiswa baru PTN tahun 2026 melalui jalur prestasi ini!
